Tampilkan postingan dengan label Woman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Woman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juli 2017

Precious Woman Need Stronger Heart…



Precious Woman Need Stronger Heart…
Musim penantian…
Apa yang ada di benakmu girls, jika teman2 disekitarmu sudah pada punya pasangan, banyak juga yang sudah merried bahkan beberapa sudah menyandang status mommy & daddy…
And…kamu masih sendiri dgn status tanpa pasangan…sepertinya nyesek yah berada pada situasi tsbt, ato bahkan terucap disitulah saya kadang merasa sedih…(hahaha)
Saya mungkin satu diantaranya..yang boleh mengalami masa penantian yang bisa dibilang cukup lama…namun, saya sadari bahwa kita tidak boleh lemah dalam situasi apapun juga…
Keadaan hidup setiap orang pasti berbeda-beda, dan kita gak usah putus asa jika keadaan kita berbeda, tak seindah dan secepat yang kita mau… untuk segala sesuatu pasti ada waktunya…tHEre is a Reason.
Yang penting kamu sudah mempersiapkan dirimu, hatimu… kamu sudah menemukan panggilanmu, kamu kini hanya perlu menguatkan hatimu dan tetap berpengharapan… Hiduplah sebaik mungkin dalam mengerjakan panggilan hidupmu…
Masa depan sudah kau genggam dalam tanganmu, kini sang waktu sedang berproses… Tuhan Allah Sang maestro kehidupan itu sendiri peduli akan hal ini…Dia Tuhan Yang Maha melihat, Dia begitu adil dalam segala jalanNya, Dia sangat memperhatikan umatNya…
Hana…satu diantara wanita yang hidup pada zamannya, dimana setiap wanita yang tidak bisa mengandung dan melahirkan anak, dianggap aib dalam masyarakatnya. Keadaan ini diperburuk dengan kehadiran istri muda yang mampu memberi keturunan dan meneruskan marga suaminya… hal ini membuat Hana merasa tidak berharga dan putus asa menjalani hidup… namun Dia datang kepada Tuhan Allah, Pencipta semesta, tanduk kekuatannya…. Hana menyadari siapa dia, keterbatasan dan kelemahannya…dia mengerti panggilan hidupnya menuju kepada Sang Ilahi, kehidupannya tidak terlepas dari keberadaan Tuhan yang berkuasa atas seisi bumi ini…Hana datang dan berlari, meminta dan berharap, menanti dan percaya…Tuhan Allah Sang Maestro kehidupan…memperhatikan umatnya…keberadaannya yang amat kecil diantara ribuan manusia…tidak membuat mata Tuhan sibuk dan melangkahinya…
Kita bisa menjadi ‘Hana’ di zaman ini yang bisa hadir dalam situasi dan perjuangan hidup yang berbeda…namun marilah mengikuti teladan Hana…datang mendekat kepada Dia, Sang Raja Agung,…Dia yang menciptakan alam semesta dan umat manusia…Dia tidak akan terlalu sibuk dan melangkahi kita…wanita sebagai kaum yang lebih lemah, mendapat prioritas dan tempat tidak hanya di mataNya namun di hatiNya Tuhan…
Apapun pergumulanmu…kuatkan hatimu…karena kamu begitu berharga….
Oleh karena engkau (wanita) berharga di mataKu, dan mulia, dan AKU ini mengasihi engkau… (yesaya 43:4a)..
Soli Deo Gloria…

Sabtu, 05 September 2015

Cause You...Yes You... You Are PrEciOus WoMan'


Hasil gambar untuk precious woman
'Precious Woman Need Stronger Heart'
Tulisan yang berasal dari pergumulan pribadi, biasanya merupakan satu kesaksian yang bisa saling menguatkan satu dengan yang lain, tanpa menonjolkan sisi kelemahan manapun dari seorang wanita, tulisan ini murni lahir dari situasi yang sedang berproses dan setiap wanita pasti pernah melaluinya...

Apa yang ada di benakmu girls, jika teman2 disekitarmu sudah pada punya pasangan, banyak juga yang sudah merried bahkan beberapa sudah menyandang status mommy & daddy… 
And…kamu masih sendiri dgn status tanpa pasangan…sepertinya nyesek yah berada pada situasi tsbt, ato bahkan terucap disitulah saya kadang merasa sedih…(hahaha)
Saya mungkin satu diantaranya..yang boleh mengalami masa penantian yang bisa dibilang cukup lama…namun, saya sadari bahwa kita tidak boleh lemah dalam situasi apapun juga…
Keadaan hidup setiap orang pasti berbeda-beda, dan kita gak usah putus asa jika keadaan kita berbeda, tak seindah dan secepat yang kita mau… untuk segala sesuatu pasti ada waktunya. There is a Reason.

Terpenting buat kamu saat ini untuk mempersiapkan dirimu dan hatimu…kamu sudah menemukan panggilanmu, kamu kini hanya perlu menguatkan hatimu dan tetap berpengharapan. Hiduplah sebaik mungkin dalam mengerjakan panggilan hidupmu.
Masa depan sudah kau genggam dalam tanganmu, kini sang waktu sedang berproses… Tuhan Allah Sang maestro kehidupan itu sendiri peduli akan hal ini…Dia Tuhan Yang Maha melihat, Dia begitu adil dalam segala jalanNya, Dia sangat memperhatikan umatNya.
Hana…satu diantara wanita yang hidup pada zamannya, dimana setiap wanita yang tidak bisa mengandung dan melahirkan anak, dianggap aib dalam masyarakatnya. Keadaan ini diperburuk dengan kehadiran istri muda yang mampu memberi keturunan dan meneruskan marga suaminya… hal ini membuat Hana merasa tidak berharga dan putus asa menjalani hidup, namun Dia datang kepada Tuhan Allah, Pencipta semesta, tanduk kekuatannya.

Hana menyadari siapa dia, keterbatasan dan kelemahannya…dia mengerti panggilan hidupnya menuju kepada Sang Ilahi, kehidupannya tidak terlepas dari keberadaan Tuhan yang berkuasa atas seisi bumi ini…Hana datang dan berlari, meminta dan berharap, menanti dan percaya...Tuhan Allah Sang Maestro kehidupan, memperhatikan umatnya. Keberadaannya yang amat kecil diantara ribuan manusia, tidak membuat mata Tuhan sibuk dan melangkahinya.
Kita bisa menjadi ‘Hana’ di zaman ini yang bisa hadir dalam situasi dan perjuangan hidup yang berbeda…namun marilah mengikuti teladan Hana…datang mendekat kepada Dia, Sang Raja Agung,Dia yang menciptakan alam semesta dan umat manusia.

Dia tidak akan terlalu sibuk dan melangkahi kita…wanita sebagai kaum yang lebih lemah, mendapat prioritas dan tempat tidak hanya di mataNya namun di hatiNya Tuhan.
Apapun pergumulanmu, kuatkanlah hatimu...karena kamu begitu berharga.

Oleh karena engkau (wanita) berharga di mataKu, dan mulia, dan AKU ini mengasihi engkau… (yesaya 43:4a)

Nb: Terimakasih utk seorang teman, yang telah memacu pengharapanku, sekalipun kalimat itu terucap sebagai canda tawa, saya memaknai sepositif mungkin...sehingga tulisan ini boleh ada.... semoga tulisan ini bisa menguatkan para precious woman dimanapun berada... SOLI DEO GLORIA

Kamis, 19 Juni 2014

welcoming 27 Rina




Happy 27 years old Rina Olivia Dotulong
“Awesome Woman”
So much Thanks to God for His Grace, because our friendship built in His will and grow with joy, cheerfull and gregous heart to honour and glorify Lord Jesus Christ.
3 years ago, we met and now we could celebrate our 3rd anniversary friendship in June. All by His grace and all by His loves to us.
Especially tomorow is your birthdays to 27. Its special number, isn’t it?? Teringat beberapa waktu lalu, kamu pernah bilang ‘jane, tak terasa sudah mau masuk umur 27 tahun, beberapa tahun lagi kita akan masuk pada usia 30 tahun....sesuatu yah...hahaha
Berteman denganmu membuat saya terasa lupa ‘umur’ karena mungkin juga lingkungan kita banyak bergaul dengan anak-anak remaja dan entah kenapa saya terus merasa lebih mudah dari umur ini, serasa usia 27 tahun itu k- tua-an, tapi bersahabat denganmu terasa jauh lebih muda hahahaha.... itu berkat dan sukacita. Puji Tuhan.
Banyak hal sudah terlewati, suka duka baik di keluarga, di tempat kerja (puskesmas), di gereja yang kita saling share sama-sama #sampe lupa waktu jam kerja kagak bosan2 sharing denganmu^^.
Teringat betapa sukacitanya kita ikut pelayanan bersama, betapa kita benar-benar ‘haus dan lapar’ mencari kerajaan Allah dan kebenaranNya. Itu semua proses yang suanggattt mensukacitakan hatiku selalu. Puji Tuhan.
Saat-saat kita berdoa bersama, menggumuli bersama akan setiap hal di hidup kita. Memang tidak semua, tetap ada bagian-bagian yang masih tersembunyi namun justru itulah batasan yang tidak membatasi persahabatan kita.
Yeah,,, semua kelemahan dan keterbatasan kita sebagai sahabat pelan-pelan mulai terbuka semakin hari kita boleh semakin mengenal pribadi dan karakter masing-masing. Terkadang saya mengecewakanmu #menyebalkan yah saat-saat itu hehe , yeah.... i’m sorry Rincess.
Semoga bestfriend forever because we wish to glorify Jesus in our friendship. Gak ada sesuatu yang terlalu spesial dapat saya berikan dalam bentuk fisik or material. Tapi aku...diriku yang dapat saya berikan untuk menjadi sahabatmu selama yang Tuhan kehendaki ( yah selamanyaaa hahaha), dengan segala keterbatasan dan kelemahanku terimalah aku jadi sahabat sejatimu ( ceileh hahahhaha).
Happy besdey dear rincess olipes, sweety, girly, beautipull #yang jago bikin kue, suka yang imut2, baik hati nan tidak sombong....
My wish and pray for you:
Dear Jesus Christ, may my dear friend Rina be a Godly woman for glorify YOU. Bless her with a wonderfull family, a godly husband and gregous children. All for your Glory. Amin.
Tahun 2014 adalah tahun penuh perjuangan yah buat kita, soalnya sama-sama kuliah. Jadi waktu kita bener-bener padat. Someday kalo selesai kuliah wishing next year kita bisa jalan-jalan ke luar ‘sulut’ yah, tour kecil, trip kecil, trip misi, ato apalah. Didoain yah before merried hahahaha, kita kudu punya little trip tour. Tuhan pasti berikan kok, doa yah doa...Aaaaamin^^ hahaha

Nb: sorry kecepetan sehari giving for you, soale besok sibuk bin padat schedulenya abis posyandu go to Kampus, nanti kagak ada waktu coz mau kuliah sampe sorean, pulang rumah kemaleman, kapan postingnya??? Hahaha...
from : Me 


Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada Tuhan,
itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya




Jumat, 07 Juni 2013

AS LIKE MY WEDDING DAY



June, 7, 2013 special supporting pray for valencia ang on her wedding day tommorow june 8, 2013 in singapore.
Saya mencoba membayangkan malam ini saya ada di posisi temanku EnCa yang mo nikah besok. Saya memang menyempatkan waktu berdoa untuknya di malam ini. Dan puji Tuhan, Tuhan Yesus memberi ketenangan dan kedamaian saat saya berdoa.
Malam ini... jika saya yang berada di posisinya enca, tak peduli seberapapun ramai dan sibuk situasi yang ada H minus 1 before my great day. aku ingin sendiri, aku ingin tenang, aku ingin punya waktu bicara dengan DIA. aku ingin diam dalam hadiratNYA.
aku ingin DIA tahu, bahwa besok hari adalah hari yang paling aku nanti-nantikan untuk beberapa tahun terakhir ini.
DEAR FATHER..., aku terharu menuliskan ini, but i want You to know from the buttom of my heart... Big thank You Father for a man that You have given to me, to be my soulmate forever. DEAR FATHER...hari esok adalah hari besarku juga selain hari dimana aku diwisuda kuliah. aku tahu hari dimana aku menikah juga adalah hari yang membanggakan bagiMu Bapa dan bagi kedua orangtuaku, yah sama seperti diwisuda...
DEAR FATHER...i want You to be my Helper and my everything into my life. I dont know so much about being a wife. Saya tahu bahwa ketika saya telah menikah, saya memasuki ‘kehidupan yang baru, yang berbeda’ dari sebelumnya. Dahulu saya adalah anak dalam sebuah keluarga. Sekarang saya akan berganti peran menjadi calon orangtua dalam keluarga yang baru dibentuk. Saya hanya melihat ketika menjadi orangtua saya tidak bisa berharap seperti dulu ketika saya sebagai seorang anak. Saya begitu manja dan bebas dari tanggung jawab ketika saya sebagai anak. Saya tidak memikirkan soal perkara rumah tangga. saya masih bisa ongkang2 kaki, tidur2 santai dan tidak memikirakan urusan rumah tangga. Namun...semuanya akan berbeda ketika saya yang akan segera mengambil peran sebagai orang tua yang siap mempertanggung jawabkan kelangsungan kehidupan keluarga baruku.
DEAR FATHER...sanggupkah saya?? saya memang sangat ingin menikah, tapi kehidupan pernikahan dengan segudang tanggung jawab tak bisa aku abaikan. Yah life happily ever after itu hanyalah cerita dongeng  saja. Dimana setelah pangeran dan putri bertemu mereka hanya menjalani kehidupan percintaan yang bahagia. Saya sadar, saya harus mengorbankan diri saya selama saya menjalani kehidupan pernikahan. saya harus bekerja, saya harus memasak, saya harus mencuci, saya harus merawat pasangan saya dan bakal anak-anak dalam keadaan sehat ataupun sakit, saya harus mengorbankan waktu-waktu pribadiku. saya tidak tahu berapa banyak yang harus saya lakukan selama saya menjadi seorang istri.
DEAR FATHER...berikan saya kekuatan yang saya butuhkan dan lembutkan hati saya untuk melakukan semua ini sebagai satu bentuk cinta tanpa syarat, an unconditional love as Yours in the Cross. Apa sungguh sepadan dengan pria yang akan kunikahi?? DEAR FATHER...jika memang bagiMu, aku lebih baik tidak menikah. saya percaya bahwa Engkau benar menetapkan rancanganMu untukku. Namun...jika bagiMu adalah tepat bagiku untuk menerima pria ini, i know You behind the scene, You will be my Leader, my Guide.
DEAR FATHER...jika besok adalah my wedding day. Aku mungkin sedikit gugup dengan acaranya. Tapi besok juga adalah hari dimana aku menetapkan perjanjianku di hadapan Engkau sendiri bahwa aku bersedia terikat dengan pria ini sepanjang hidupku, bahwa aku akan mencintai pria ini dalam keadaan apapun juga di sepanjang hidupku, bahwa aku tidak akan menceraikan pria ini seburuk apapun keadaan rumah tangga kami, bahwa aku akan menghormati dan menghargai pria ini tak peduli sebodoh apapun keputusan yang pernah dibuatnya, bahwa aku tidak akan pernah menyesali keputusanku menikah dengan pria ini, bahwa aku akan menolong pria ini dengan tidak menghitung-hitung. Dan terutama bahwa aku jane maria akan selalu memaafkan dan melupakan serta tidak mengingat-ingat setiap kesalahan maupun kelemahannya tak peduli seburuk apapun hari dimana dia membuat saya marah,jengkel, kecewa, menangis,terluka.
Takdirkah yang mempertemukan kami?? Atau aku memang hanya tercipta untuk dia? Saya lebih suka memakai pernyataan iman ini, saya jane maria telah dipilih Tuhan sejak semula menjadi penolong untuk..............................................
Sekian dulu Bapa....
Happy wedding for Enca & Adit ^_____^ GBU Dear... J

Sabtu, 04 Mei 2013

before married part One



dia calon suami yang tidak mempunyai kesaksian hidup yang bakal memberkati istrinya. dia calon papa yang tidak memiliki kesaksian hidup yang bakal memberkati anak-anaknya.
Karena sekalipun usianya sudah matang untuk menjadi kepala keluarga, jika dia belum melatih sikap,karakter, akal budi untuk benar-benar siap menjadi berkat bagi istri dan anak-anaknya maka kesimpulannya dia belum siap untuk masuk dalam kehidupan rumah tangga. dia belum boleh menikah sekalipun fisik, umur, pekerjaan sudah mapan / mantap untuk berkeluarga.
Untuk masuk dalam kehidupan berkeluarga, tidak ada istilahnya mengalir seperti air nanti pasti bisa kok menyesuaikan setelah married. Kehidupan pernikahan itu punya tantangan yang kompleks (kayak dah pernah alamin aja hihihi) tapi aku lihat sendiri kok di keluargaku, di keluarga teman-temanku entah yang sudah lama merried atau baru. Semakin kompleks sehingga punya level-level yang harus ditaklukan entah pada fase belum punya anak setelah long merried, cepet punya anak, punya anak 1,2,3 sudah begitu cari baby sitter bayi jika suami istri bekerja. Semua pake effort n butuh kesabaran, gak ada dalam kamus berumahtangga istilah ngalir seperti air. Semua butuh kerja keras dan kerja sama antara suami, istri dan Tuhan. ada banyak kelas-kelas yang harus dilewati selama sekolah menikah ini.
Faktor daya tarik fisik dan finansial. Oke its importan. But dont forget life must changes. Dengan adanya perubahan, semua dapat berubah lho. Yang dulunya ganteng/tampan/cantik dan tajir bertubi-tubi. Seiring waktu pudar. Daya tarik fisik menurun dan kondisi finansial anjlok. Hidup itu gak statis tapi dinamis. Jadi harus punya hikmat agar bisa fleksibel melalui setiap proses pembentukan- berkata siap pada perubahan!
Posting ini bisa tertuang dalam my journey, karena saya belajar dari kisah ‘dia di penghujung 2012’. Waktu itu ngambek sama Tuhan. i said to God why the story had not happy ending ( not being in relationship, i meant ).
Girls... your answer YES I DO to him, it’s not just till be his girlfriend, but the answer YES I DO to be his wifes also. So, think thousand times. Are you serious to be his wifes? And please check him, is he wants you to be his girlfriend and future spouse. Kamu gak mau kan cuman dipacarin terus. So, check his motivation, his goals of this relationship. First, its really important before next steps. So, are you ready to give him answer??
4 months later... i have chance to know ‘dia di penghujung 2012’ lewat Fb, just a little bit about him ( sedikit sekali tapi benar2 jadi konfirmasi paling kuat buat aku tahu bahwa dia tidak dikehendaki Tuhan untuk saya). panggilan hidupku gak sepadan dengannya. Kalau saya sampai pacaran dgn dia, saya akan jatuh di lubang yang sama : pacaran kilat, pacaran gak kudus ( karena keinginan daging yang dominan ), kepahitan, patah hati dan krucul-kruculnya... saya bisa merasakan itu sekarang karena sudah lebih dulu belajar bertanya dan menyerahkan sepenuhnya pada Tuhan.
Bahan alkitab hari ini dalam 2 tawarikh pasal 27-29. Kisah tentang raja Yotam, raja Ahas dan raja Hizkia. Ketiga raja ini memiliki hubungan keluarga yang erat yaitu kakek, anak dan cucu. Kakek dan cucu yang memegang pemerintahan yang takut Tuhan, hanya si anak yang memberontak yaitu raja Ahas. Ini yang uniknya dari kisah ketiga raja ini. Pertama, tiap kali raja yang baik ( yang melakukan apa yang berkenan di mata Tuhan) diikuti dengan identitas ibunya (nama ibunya). Betapa pentingnya peran seorang mama yang saleh ( seorang ibu yang benar2 melakukan tanggung jawabnya mendidik anak agar melakukan apa yang benar di mata Tuhan ).
Kedua, raja / pimpinan yang hidupnya melakukan hal-hal yang berkenan di mata Tuhan itu diberkati pemerintahan dan kepemimpinannya. Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada Tuhan Allahnya ( 2 taw 27:6).
Ketiga, ini kena sekali buatku di banyak area hidupku ( 2 taw 29 : 11 )anak-anakku, sekarang janganlah kamu lengah, karena kamu telah dipilih Tuhan untuk berdiri dihadapanNya untuk melayani Dia. Saya tak bisa memungkiri sebelum saya berdoa 14 sign of he is the One from God, saya seringkali lengah ( roh padaku bukan menyala-nyala sebaliknya redup-menyala-redup karena pikiran kemana-mana, ingat luka masa lalu, galau pada hal-hal yang sudah lalu ) pokoknya seperti banyak hal di masa laluku menggangu dan membuatku lengah sehingga sering aku diserang iblis lewat dosa di masa lalu, kepahitan di masa lalu, ketidakyakinan ada masa depan dan harapan yang indah dalam menanti waktu Tuhan. Pada akhirnya harus kuakui itu berdampak buruk di pelayananku sama Tuhan. Saya menjadi tidak maksimal, menjadi malas, tidak bergairah menyembah Dia, tidak terbeban pada jiwa-jiwa di sekelilingku, tidak berkerinduan doa bagi suku-suku dan bangsa. Intinya terabaikan semua hal yang menyenangkan hati Tuhan gara-gara aku l.e.n.g.a.h
Keempat, raja Yotam memiliki orangtua yang takut dan sangat mengasihi Tuhan. ayahnya raja Uzia, dikatakan melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Yotam pun mengasihi Tuhan dengan meneladani tindakan orangtuanya. Ia mengarahkan hidupnya kepada Tuhan. oh ya Yotam berumur 25 tahun sewaktu menjadi Raja ( wow... be a leader in young age. Apa yang terjadi setelah Yotam mendapat perhentian, anaknya Ahas mengantikannya pada umur 20 tahun. Ahas melakukan semua hal yang menyakiti Tuhan, ia tidak seperti ayahnya Yotam dan Bapa leluhurnya Daud. Ahas tidak melakukan apa yang benar di mata Tuhan, ia menyembah berhala/ patung tuangan seperti raja-raja israel terdahulu ( 2 taw 28 : 1-27), ia berubah setia terhadap Tuhan, dengan demikian ia menyakiti hati Tuhan, Allah Israel.
Seorang pemimpin yang melayani Tuhan tidak bisa jadi jaminan akan mewarisi anak-anak yang takut Tuhan. (ingat bukan tentang anak-anak dari imam Eli, 1 samuel 2:11 anak-anak lelaki Imam Eli adalah orang-orang dursila, mereka tidak mengindahkan Tuhan) kasus yang sama. Tidak ada jaminan. Ada orangtua yang jahat, yang menyakiti hati Tuhan seperti raja Ahas, ia memiliki anak yang takut Tuhan disepanjang hidupnya yaitu raja Hizkia. Kontras dengan Ahas sendiri yang Ayahnya seorang yang mengarahkan hidupnya pada Tuhan di sepanjang hidupnya. Justru Ahas melakukan yang sebaliknya. Di sepanjang hidupnya Ahas menyakiti hati Tuhan dan ia tidak berkenan bagi Tuhan.