Tampilkan postingan dengan label my journey. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my journey. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juni 2014

welcoming 27 Rina




Happy 27 years old Rina Olivia Dotulong
“Awesome Woman”
So much Thanks to God for His Grace, because our friendship built in His will and grow with joy, cheerfull and gregous heart to honour and glorify Lord Jesus Christ.
3 years ago, we met and now we could celebrate our 3rd anniversary friendship in June. All by His grace and all by His loves to us.
Especially tomorow is your birthdays to 27. Its special number, isn’t it?? Teringat beberapa waktu lalu, kamu pernah bilang ‘jane, tak terasa sudah mau masuk umur 27 tahun, beberapa tahun lagi kita akan masuk pada usia 30 tahun....sesuatu yah...hahaha
Berteman denganmu membuat saya terasa lupa ‘umur’ karena mungkin juga lingkungan kita banyak bergaul dengan anak-anak remaja dan entah kenapa saya terus merasa lebih mudah dari umur ini, serasa usia 27 tahun itu k- tua-an, tapi bersahabat denganmu terasa jauh lebih muda hahahaha.... itu berkat dan sukacita. Puji Tuhan.
Banyak hal sudah terlewati, suka duka baik di keluarga, di tempat kerja (puskesmas), di gereja yang kita saling share sama-sama #sampe lupa waktu jam kerja kagak bosan2 sharing denganmu^^.
Teringat betapa sukacitanya kita ikut pelayanan bersama, betapa kita benar-benar ‘haus dan lapar’ mencari kerajaan Allah dan kebenaranNya. Itu semua proses yang suanggattt mensukacitakan hatiku selalu. Puji Tuhan.
Saat-saat kita berdoa bersama, menggumuli bersama akan setiap hal di hidup kita. Memang tidak semua, tetap ada bagian-bagian yang masih tersembunyi namun justru itulah batasan yang tidak membatasi persahabatan kita.
Yeah,,, semua kelemahan dan keterbatasan kita sebagai sahabat pelan-pelan mulai terbuka semakin hari kita boleh semakin mengenal pribadi dan karakter masing-masing. Terkadang saya mengecewakanmu #menyebalkan yah saat-saat itu hehe , yeah.... i’m sorry Rincess.
Semoga bestfriend forever because we wish to glorify Jesus in our friendship. Gak ada sesuatu yang terlalu spesial dapat saya berikan dalam bentuk fisik or material. Tapi aku...diriku yang dapat saya berikan untuk menjadi sahabatmu selama yang Tuhan kehendaki ( yah selamanyaaa hahaha), dengan segala keterbatasan dan kelemahanku terimalah aku jadi sahabat sejatimu ( ceileh hahahhaha).
Happy besdey dear rincess olipes, sweety, girly, beautipull #yang jago bikin kue, suka yang imut2, baik hati nan tidak sombong....
My wish and pray for you:
Dear Jesus Christ, may my dear friend Rina be a Godly woman for glorify YOU. Bless her with a wonderfull family, a godly husband and gregous children. All for your Glory. Amin.
Tahun 2014 adalah tahun penuh perjuangan yah buat kita, soalnya sama-sama kuliah. Jadi waktu kita bener-bener padat. Someday kalo selesai kuliah wishing next year kita bisa jalan-jalan ke luar ‘sulut’ yah, tour kecil, trip kecil, trip misi, ato apalah. Didoain yah before merried hahahaha, kita kudu punya little trip tour. Tuhan pasti berikan kok, doa yah doa...Aaaaamin^^ hahaha

Nb: sorry kecepetan sehari giving for you, soale besok sibuk bin padat schedulenya abis posyandu go to Kampus, nanti kagak ada waktu coz mau kuliah sampe sorean, pulang rumah kemaleman, kapan postingnya??? Hahaha...
from : Me 


Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada Tuhan,
itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya




Sabtu, 31 Mei 2014

Don’t ever judge somebody even the angel can’t judge the evil.




Don’t ever judge somebody even the angel can’t judge the evil.
Hari ini setelah saya ‘jatuh’ lagi... saya teringat akan kata-kata yang keluar dari mulutku mengenai satu keluarga dalam gereja saya. Bisa meluncur dengan mudahnya, perkataanku yang menghakimi mereka dan besoknya saya jatuh dalam dosa.
Ini membuat aku tertampar oleh perkataanku sendiri. Pendosa kok menghakimi sesama pendosa?? Saya tidak kebal dengan dosa, melainkan saya masih jatuh bangun dalam dosa, masih berjuang untuk tidak jatuh lagi dalam kubangan yang sama berulang-ulang. Tetapi baru saja... aku naik ke atas, dengan mudahnya aku menghakimi sesamaku.  
Aku sok suci. Aku sok bersih. Aku lupaa selama hidup di dunia, selama rohku berdiam di tubuh fana ini, maka selama itu juga aku berjuang mengalahkan keinginanku yang sangat rentan dengan jatuh dalam pencobaan.
Iblis terus menerus mencobai manusia untuk melepaskan ‘kuda liar’dalam dirinya. Dan saat itu terlepas, terlambat untuk dikendalikan karena kita telah menjadi budak dari keliaran kita sendiri.
Saya ini mantan pendosa yang selama hidupnya terus berjuang untuk melepaskan diri dari rayuan dosa, melarikan diri sejauh-jauhnya dari jerat dosa. Itu dialami oleh semua orang percaya, kita adalah mantan pendosa yang sama-sama berjuang, jatuh bangun untuk tetap bertahan dalam kebenaran dan hidup berdasarkan kebenaranNya karena kita adalah anak-anak terang, kita telah dipindahkan dari kegelapan menuju terang yang sejati yaitu Yesus Kristus.
Layakkah aku menghakimi sesamaku? Meskipun mungkin aku yang benar?
even the angel can’t judge the evil.
Aku bisa seenaknya menyatakan mereka begini begitu, aku menuduh mereka tidak melakukan firman, sementara besoknya aku juga melakukan hal yang sama?
By Your mercy Oh Lord, forgive me...
Mulai hari ini aku tidak mau menghakimi orang lain karena aku pun bisa jatuh dalam dosa yang sama, karena aku tidaklah kebal dengan dosa, karena aku pun masih berjuang melawan keinginan liarku, kedaginganku...

Don’t ever judge somebody even the angel can’t judge the evil.




Don’t ever judge somebody even the angel can’t judge the evil.
Hari ini setelah saya ‘jatuh’ lagi... saya teringat akan kata-kata yang keluar dari mulutku mengenai satu keluarga dalam gereja saya. Bisa meluncur dengan mudahnya, perkataanku yang menghakimi mereka dan besoknya saya jatuh dalam dosa.
Ini membuat aku tertampar oleh perkataanku sendiri. Pendosa kok menghakimi sesama pendosa?? Saya tidak kebal dengan dosa, melainkan saya masih jatuh bangun dalam dosa, masih berjuang untuk tidak jatuh lagi dalam kubangan yang sama berulang-ulang. Tetapi baru saja... aku naik ke atas, dengan mudahnya aku menghakimi sesamaku.  
Aku sok suci. Aku sok bersih. Aku lupaa selama hidup di dunia, selama rohku berdiam di tubuh fana ini, maka selama itu juga aku berjuang mengalahkan keinginanku yang sangat rentan dengan jatuh dalam pencobaan.
Iblis terus menerus mencobai manusia untuk melepaskan ‘kuda liar’dalam dirinya. Dan saat itu terlepas, terlambat untuk dikendalikan karena kita telah menjadi budak dari keliaran kita sendiri.
Saya ini mantan pendosa yang selama hidupnya terus berjuang untuk melepaskan diri dari rayuan dosa, melarikan diri sejauh-jauhnya dari jerat dosa. Itu dialami oleh semua orang percaya, kita adalah mantan pendosa yang sama-sama berjuang, jatuh bangun untuk tetap bertahan dalam kebenaran dan hidup berdasarkan kebenaranNya karena kita adalah anak-anak terang, kita telah dipindahkan dari kegelapan menuju terang yang sejati yaitu Yesus Kristus.
Layakkah aku menghakimi sesamaku? Meskipun mungkin aku yang benar?
even the angel can’t judge the evil.
Aku bisa seenaknya menyatakan mereka begini begitu, aku menuduh mereka tidak melakukan firman, sementara besoknya aku juga melakukan hal yang sama?
By Your mercy Oh Lord, forgive me...
Mulai hari ini aku tidak mau menghakimi orang lain karena aku pun bisa jatuh dalam dosa yang sama, karena aku tidaklah kebal dengan dosa, karena aku pun masih berjuang melawan keinginan liarku, kedaginganku...

Buku Harian Tuhan



Buku Harian Tuhan
Alkitab selain berbicara kisah-kisah manusia yang dipakai Tuhan Allah tetapi juga berisi curahan hati dan ‘kemanusiaannya’ Allah. Ia mengungkapkan kekesalannya, kekecewaannya, sakit hatinya karena manusia yang begitu dikasihinya berpaling daripada Dia dan mencari tuhan yang lain untuk disembah.
Alkitab adalah diariNya Tuhan, buku harian Tuhan.
Di alkitab kita bisa membaca bagaimana Tuhan menumpahkan perasaanNya yang tersakiti oleh ‘pasangan’ yang dicintainya yaitu umat Israel. Layaknya seorang pria yang begitu mencintai gadisnya, dikasihi dan diberikan segala yang terbaik, dipuja dan dimuliakannya, harta berharga miliknya. Namun, sang gadis melirik pria lain, hatinya kepincut pada pria baru dikenalnya. Ditinggalkan pria pujaan hatinya dan melangkah pergi bersama pria baru yang dikenalinya, yang hanya ingin kepuasaan dan memanfaatkan dirinya.
Yeremia 2:11b Tetapi umatKu menukarkan kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna.
Tuhan secara gamblang melukiskan perasaan tersakitinya dan menuliskan di alkitab. Ia mengingat penyelewengan yang dilakukan setiap angkatan demi angkatan. Ia mempertanyakan apakah ada sesuatu yang dilakukannya yang membuat kita meninggalkanNya? Adakah Dia berbuat jahat kepada kita? Adakah Dia menindas atau menjadikan kita robot yang tanpa perasaan dan tanpa kehendak bebas?? Tidak dilakukanNya semua itu kepada kita.
Apa akibatnya??
Yeremia 2:9 Sebab itu Aku (Tuhan) akan berbantah lagi dengan kamu (manusia), demikianlah firman Tuhan, dan dengan anak cucumu Aku akan berbantah.
Apa jadinya kalau Tuhan berbantah dengan manusia??? sunguh mengerikan!!
Ada sebuah ungkapan yang menyatakan Tuhan begitu mengasihi dan mengerti manusia, tentu sangat mengecewakan Tuhan jika manusia tetap tidak mengerti bahwa Tuhan begitu mengasihiNya.